Info agama

Jangan Membuka Aib Orang lain

Kalau jari kita tunjuk satu aib orang maka sedarlah ada empat jari lagi akan tunjuk aib kita.

“Wahai sekalian manusia yang beriman dengan lidahnya, (namun) belum masuk iman ke dalam hatinya. Janganlah engkau sekalian mengumpat orang-orang Islam dan jangan membuka aib mereka, (kerana) sesungguhnya orang yang membuka aib saudaranya yang muslim, maka Allah akan membuka aibnya. Dan siapa yang aibnya dibuka Allah, maka Dia akan membukanya sekalipun di dalam rumahnya.” (HR. Muslim, Abu Daud dan at-Tirmidzi)

 

image: bicarasantai.com

Rasulullah SAW bersabda maksudnya : “Orang yang menutupi aib orang lain di dunia, Allah akan menutupi (aib)nya pada hari kiamat.” (Hadis Riwayat Muslim)

Rasulullah SAW bersabda maksudnya : “Semua umatku (yang bersalah) pasti dimaafkan, kecuali orang-orang yang membeberkan (menceritakan kesalahannya kepada masyarakat tanpa perasaan bersalah). Orang yang membeberkan kesalahannya adalah orang yang melakukan satu perbuatan (dosa) di malam hari, kemudian masuk pagi hari dan Allah menutupi kesalahannya. Namun kemudian dia bercerita kepada orang lain, ‘Wahai Fulan, aku telah melkukan ini dan itu tadi malam.’ Allah menutupi perbuatannya itu dan dia membuka tutup itu di pagi hari.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

Sesungguhnya seorang penguasa, apabila dia mencari-cari kesalahan rakyatnya, bererti dia merosakkan mereka. (Shahih Sunan Abu Daud, hadis no: 4889)

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang; dan janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya yang lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? (Jika demikian keadaan mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut) dan bertaqwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah Penerima taubat, lagi Maha mengasihani.

Membuka AIB untuk Kebaikan

Sekiranya seseorang meminta fatwa (ceritakan perkara yg aib dan meminta pendapat alim ulamak tentang hukum perbuatan tersebut), meminta bantuan mencegah kezaliman / perkara buruk, menyedarkan masyarakat tentang sesuatu keburukan dsb maka keadaan ini diharuskan.

Tapi sejaruh manakah menceritakan aib orang lain ini bertujuan untuk memberi kesedaran.

contohnya 

Ketentuan seseorang telah melakukan kesalahan zina memerlukan proses  yang sangat ketat. Kalau nak tuduh menuduh seseorang itu berzina,  4 orang saksi yang nampak sendiri perbuatan kemasukan zakar ke dalam vagina.

kalau saksi mendengar (walaupun kita memahami apa maksud bunyi keluhan itu) dua dituduh penzina itu  mengeluh2 maka belum cukup untuk menyatakan mereka berzina.

jika tak dapat mendatangkan 4 orang saksi, maka yang menuduh itu sendiri boleh dikenakan had qazaf (80 kali sebatan)..

Jangan Lupa Klik Sini
?Kata ulama, bacalah al-Quran sebanyak mana kita makan. ?Jika kita makan sarapan pagi, tengahari dan
* ? *BEDAH KITAB ZIARAH KE ALAM BARZAKH : Sekilas Tentang Awal Kematian & Larangan
INTIPATI KULIAH MAGHRIB OLEH AL FADHIL USTAZ ABDUL HAKIM ABDUL SATAR DI SURAU MULLIMIN DESA
Dunia dan seisinya sering kali kita dengar bila ceramah dimasjid dan surau. Hidup di dunia

Leave a Comment

CommentLuv badge

%d bloggers like this: