info perniagaantauladan dan pengajaran

Kisah Seorang Jutawan Butik Yogyakarta

Adoi kisah ini viral di whatapps. Saya kongsikan kepada yang tidak berpeluang membaca. Kisah menarik. Ada juga ayat yang saya sendiri tidak faham. Bahasa Indonesia. Kalau ada yang bisa faham terjemah di bawah. Okey

Haji Usman. Pemilik salah satu usaha batik dan olahan tekstil terkemuka di Yogyakarta, memang dikenal atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya. Seakan dunia telah begitu hina di matanya.

Ringan baginya membuka kotak tabungannya, gampang baginya merogoh kantong simpanan dan seakan tanpa beban dia mengulur bantuan.
Inilah mungkin sosok nyata orang yg menganggap dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.

 

Maka beberapa orang pengusaha muda yg bersemangat mendatangi beliau.

 

“Ajarkan pada kami, Ji,” kata mereka, “bagaimana caranya agar kami seperti haji Usman. Bisa bisnis maju sukses, tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan… Hingga seperti haji Usman, bersedekah terasa ringan”.

“Wah”_, sahut Haji Usman tertawa,
“Antum salah alamat!”
“Lho?”…
“Lha iya. Kalian datang pada orang yg salah”
Lha saya ini SANGAT SAYANG DAN MENCINTAI HARTA SAYA.

Saya ini sangat mencintai *ASET* yg saya miliki ”
“Lho?”..

“Kok lho, sebab saking cinta dan sayangnya, _SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI._ _HARTA SAYA AKAN SAYA BAWA MATI DIKUBUR DENGAN HARTA BISNIS SAYA._
_Saya itu TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya._

_Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu_
TITIP pada Masjid,
TITIP pada anak yatim,
TITIP pada fakir miskin,
TITIP pada pejuang fii sabilillah.
TITIP pada yayasan/ baitul maal.
TITIP pada guru2 Agama & karyawan yg rajin Ibadah
TITIP pada saudara dan karyawan yg dirawat sakit.
Alhamdulillah* masih ada yg berkenan mau dititipi, saya senang sekali. *Alhamdulillah* ada yg sudi diamanati, saya bahagia sekali.

Pokoknya DI AKHIRAT NANTI MAU SAYA AMBIL LAGI TITIPAN TITIPAN SAYA TSB
Saya sdh bekerja keras puluhan tahun mk ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat di alam kubur dan di akhirat nanti”.

Maka siapa bilang harta tdk dibawa mati….?
Harta itu dibawa mati….!!! Caranya ? … JANGAN BAWA SENDIRI… Minta tolong dibawakan oleh Fakir miskin, anak yatim, orang-orang yg berjuang di jalanNYA, yayasan/baitul maal….dll… .dll
karena anak dan keluarga sy cuma kasih kain putih tok.

Jangan Lupa Klik Sini
Saya ingin kongsikan kisah penderma kreatif kepada pembaca blog ini. Kisah ini mungkin menjadi dorongan
Sifat di bawahadalah sifat Mazmumah (terkeji). Mari bermuhasabah diri samada hati masih terhijab kepada Allah
Post ini adalah post untuk meningatkan supaya tidak membuka aib iab orang lain. Ada beberapa
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. بِسۡـــــــــمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِـــــــيمِ الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام

Leave a Comment

CommentLuv badge

%d bloggers like this: